MENULISLAH MAKA SEJARAHMU AKAN ABADI

Tuesday, October 23, 2012

Teori Howard S. Becker


Teori  Howard S. Becker

Menurut Howard S. Becker tindakan perilaku menyimpang sesunguhnya tidak ada. Setiap tindakan sebenarnya bersifat “netral” dan “relatif”. Artinya, makna tindakan itu relatif tergantung pada sudut pandang orang yang menilainya. Sebuah tindakan disebut perilaku menyimpang karena orang lain/masyarakat memaknai dan menamainya (labeling) sebagai perilaku menyimpang. Penyebutan sebuah tindakan sebagai perilaku menyimpang sangat bergantung pada proses deteksi, definisi, dan tanggapan seseorang terhadap sebuah tindakan. Howard mengatakan sekelompok sosial yang melahirkan penyimpangan dengan cara melawan aturan yang ada di masyarakat itu sendiri.
Teori labeling terdiri dari dua jenis, yang pertama yaitu: prilaku penyimpangan itu bukan sesuatu yang melanggar norma, tetapi prilaku yag dimaknai sebagai sesuatu yang menyimpang. Penyimpangan itu adalah satu respon terhadap orang lain ketika dia melakukan tindakan.
Jenis yang kedua adalah, labeling itu sendiri memperkuat yang namanya penyimpangan. Orang- orang yang melakukan penyimpangan merespon reaksi sosial yang kemudian menlahirkan penyimpangan dan mereka akan mendapat image sebagai seseorang yang melakukan penyimpangan. Penyimpangan itu terjadi dari adanya gangguan sosial dan kurangnya kontrol terhadap diri sendiri.
            Teori labeling memiliki 2 konsep, yaitu:
1.      Master status
Yang dilihat dari master status ini, adalah bagaimana karakteristik orang terlihat dalam suatu kelompok masyarakat. Bagi orang yang telah mendapat label, itu artnya orang tersebut telah menerima julukan yang diberikan kepada dirinya dan label itu diberikan oleh orang lain yang melihatnya
2.      Deviant Carrer
Jenis yang kedua ini mengarah kepada tahapan dimana si pelanggar aturan sudah menjadi devian penuh(outsider)

Respon Masyarakat mengenai prilaku penyimpangan
Salah satu teori dari John I. Kitsuse, menjelaskan bahawa penyimpangan merupakan suatu proses dimana masyarakat mennyimpulkannya sebagai prilaku melanggar aturan
Respon masyarakat mengenai prilaku homoseksual
Homoseksualitas merupakan suatu tindakan menyimpang. Homoseksual dianggap sebagai prilaku yang tidak pantas karena tidak ssuai dengan kaidah masyrakat sehingga dilabelkan sebagai sesuatu yang menyimpang. Orang yang melakukan tindakan homoseksual sering kerap kali menjadi bahan cemoohan dalam sekelompok masyarakat. Sering mendapat perlakuan yang berbeda dari naggota masyarakat yang lain . mereka kadang tidak mendapat hak- hak sosial, ekonomi. Biasanya mereka didiskriminasi, dan dikeluarkan dari pekerjaan.
            Dalam masyarakat yag sudah modern ini, penyimpangan itu bergantung kepada tempat, biografi sosial, dan kegiatan yang dilakukan oleh lembaga- lembaga masyarakat. Salah satunya contoh, di Thailand yang merubah norma sosial dari maslah gender, sehingga disiapkan fasilitas para trasgender.

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More